Na'im Zenky

Minggu, 30 Oktober 2016

Wisata Spiritual Makam Syeh Hamzah Al Fansuri.

Hamzah al-Fansuri atau dikenal juga sebagai Hamzah Fansuri adalah seorang ulama sufi dan sastrawan yang hidup pada abad ke-16. Meskipun nama 'al-Fansuri' sendiri berarti 'berasal dari Barus' (sekarang berada di provinsi Sumatera Utara) ada pula sarjana yang berpendapat ia lahir di Ayutthaya, ibukota lama kerajaan Siam. Hamzah al-Fansuri lama berdiam di Aceh. Ia terkenal sebagai penganut aliran wahdatul wujud. Dalam sastra Melayu ia dikenal sebagai pencipta genre syair. A. Teeuw menyebutnya sebagai Sang Pemula Puisi Indonesia. Makam Beliau terletak di daerah Ujong Pancu, Peukan Bada, Aceh Besar. Namun ada juga yang mengatakan bahwa beliau berasal dari daerah Fansur. Terlepas dari semua pro-kontra tentang beliau, Saya tidak bermaksud apapun. Untuk melihat kondisi makam tersebut bisa dilihat di : https://www.youtube.com/watch?v=pbQyRycFPBQ

Selasa, 11 Oktober 2016

Hanya Gambaran

Assalaamualaikum Wareh...!!! Selamat Siang Setelah sekian lama tidak ada posting, pada kali ini saya mencoba untuk mengangkat sebuah problematika dalam kehidupan keseharian kita masing-masing. Kita sadari atau tidak, kita akui atau tidak, kita semua pasti akan mati. Mati merupakan gerbang awal menuju keabadian di alam akhirat. Disana terdapat dua buah tempat yaitu surga dan neraka. Di surga telah Allah lukiskan bagaimana nikmat dan kesenangan yang terdapat di dalamnya dan di neraka juga telah gambarkan bagaimana azab dan siksaan yang telah disiapkan di dalamnya. Untuk mendapatkan kenikmatan surga yang telah Allah SWT janjikan kepada kita, Allah SWT telah memberikan jalan, petunjuk, tata cara, dan sebagainya. Akan tetapi untuk menempuh jalan tersebut kita sering kali merasa berat, merasa enggan, merasa enggan dan merasa merasa susah. Semua hal itu disebabkan oleh Iblis beserta staffnya yang telah berjanji pada Allah SWT untuk menggoda dan menyesatkan kita semua dengan segala cara dari segala penjuru. Inilah ujian keimanan bagi setiap hamba. Berbanding terbalik dengan neraka, medan tempuhnya bisa dikatakan terlalu mudah untuk kita lalui. Semuanya dikarenakan jalan tempuhnya sangat sesuai dengan hawa nafsu kita. Inilah tipu daya Iblis beserta staffnya yang memang bertugas untuk membuat manusia menyeleweng dari jalan Allah SWT. Sekarang pilihan tergantung kepada kita sebagaimana Sabda Nabi Muhammad SAW : Setiap ummatku akan masuk surga kecuali mereka yang enggan, siapakah mereka yang enggan wahai Rasulullah? Mereka yang menyeleweng dariku itulah yang enggan. Butuh perjuangan untuk mendapatkan hal yang indah.